Ketika menunggu itu membuat kita lapar

1 Aug 2011

Ketika Menunggu itu membuat kita lapar

Seseorang menanyakan kepada saya. Apakah wajib meminta maaf kepada semua orang ketika menjelang puasa? Pada hari-hari menjelang puasa anda akan sering sekali menemui kejadian seperti beberapa orang mengirimi anda broadcast message untuk meminta maaf. Beberapa hari yang lalu saya mendapati beberpa broadcast message kedalam handphone saya. Kebanyakan memang masuk melalui messenger tak sedikit pula melalui melalui sms.

Lalu, apakah wajib meminta maaf sebelum bulan puasa? Menurut saya pribadi. Sejak kecil hingga sekarang saya tidak pernah di ajarkan oleh guru mengaji saya untuk meminta maaf sebelum puasa. Dan menurut saya meminta maaf lebih tepat jika kita lontarkan saat hari raya idul fitri atau idul adha. Mungkin tradisi seperti ini ada karena adat istiadat yang turun temurun ada untuk meminta maaf sebelum datangnya bulan puasa. Saya tidak melarang untuk saling meminta maaf, tapi kegiatan ini adalah bukan kegiatan yang wajib kita lakukan. Apalagi sampai mengirim berkali-kali.

Anda tidak perlu meminta maaf kepada saya sebelum menjalankan puasa. Bagi saya, ketika bulan puasa datang, yang wajib kita persiapkan adalah niat kita untuk bisa berpuasa penuh selama 30 hari tanpa ada yang terlewat atau bolong di tengah jalan karena anda terbujuk untuk mencicipi es buah atau es degan di pinggir jalan. Bukan malah sibuk mengirimkan sms dan berita broadcast melalui media yang anda punya.

Lalu, apa yang sudah anda persiapkan untuk menjalani puasa di awal? Bagi saya puasa di awal bulan tidak menjadi masalah asal mempunyai niat untuk menjalankan puasa dengan sungguh-sungguh. Biasanya yang anda butuhkan adalah obat sakit maag ketika asam lambung anda meningkat karena belum terbiasa puasa.

Saya teringat dulu ketika awal menjalani puasa saya sering merasa ingin berhenti di tengah jalan karena alasan sakit maag/tidak kuat untuk menahan lapar. Kadang juga tak jarang sesekali mencui-curi kesempatan sembunyi-sembunyi kedapur untuk sekedar meneguk 1 gelas air. Kadang di saat mengambil air wudhu saya mencuri-curi untuk menelan air itu. Tak jarang kegiatan seperti itu menjadi bahan candaan pada waktu kecil.

Pada saat puasa awal juga kadang ketika selesai pulang sekolah saya langsung berlari ke dapur dan membuka kulkas untuk meneguk air dingin karna setengah hari menahan haus. Setelah menghabiskan kurang lebih setengah botol akhirnya saya teringat bahwa saya masih menjalankan puasa. Anda pernah melakukan itu? Saya rasa anda termasuk orang-orang beruntung jika pernah merasakan hal yang sama seperti saya.

Cerita di awal puasa adalah masa-masa dimana ketika menuggu itu membuat kita lapar. Semakin di tunggu rasa lapar itu semakin bergejolak dan membuat kita semakin tidak sabar untuk menyantap hidangan berbuka puasa, Kadang malah jauh sebelum jam berbuka kita sudah berandai-andai makanan apa yang akan kita makan pada saat berbuka puasa nanti.

Jika menunggu itu membuat kita lapar mengapa harus di tunggu? di jalani dengan penuh ikhlas itu lebih terasa mudah ketimgbang harus menunggu dengan berandai-andai makanan apa yang akan kita makan ketika berbuka puasa nanti.

Gambar di ambil dari sini


TAGS ngablogburit ramadhan Cerita


-

Author

Follow Me