Gara-gara puasa kita, aku, kamu jadi maruk

4 Aug 2011

Perasaan gelisah yang menandakan gejala depresi sering dialami para perokok saat berusaha menghentikan kebiasaan merokoknya. Anda tau bahwa merokok itu membuat anda ketagihan. Di awali dengan mencoba sebatang lalu mencoba untuk belajar mengeluarkan asap melalui hidung menjadi motovasi anda untuk terus merokok dan mencoba gaya-gaya yang di rasa keren ala perkok handal.

Tapi disini saya tidak akan bercerita mengenai bagaimana teknik merokok yang terlihat keren atau bagai mana merokok menghasilkan uang. Semua itu hanya ada di text book orang yang menganggap rokok adalah nafas kehidupan. Sehingga banyak sekali teori-teori muskil yang tercipta mengenai rokok. Seperti Jika anda merokok, anda akan awet muda dan tetap segar Lalu mereka meneruskan dengan teori coba lihat saja ikan bandeng yang di asapi. Pasti tahan lama toh? Anda akan menemukan orang-orang ngotot seperti mereka ketika anda member saran bahwa rokok itu tidak baik buat kesehatan dan segeralah berhenti jika ingin sehat.

maruk saat berbuka

Semua teori dan logika yang benar akan terpentalkan jika bertemu orang-orang perokok handal seperti mereka. Tapi, ketika anda berbicara bawasannya puasa itu bisa memeprlambat penuaan. Anda juga perlu menyertakan bukti agar orang percaya oleh kata-kata anda. Sertakan lampiran atau kutipan dari seseorang yang benar-benar terpercaya agar teori anda bisa diterima.

Menurut dr Siti Setiati SpPD, spesialis penyakit dalam dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indoenesia (FKUI), dengan berpuasa, jumlah kalori makanan yang kita konsumsi biasanya akan berkurang.”Pembatasan jumlah kalori makanan adalah salah satu cara yang telah terbukti dapat memperlambat penuaan. Serta mencegah penyakit yang sering timbul pada usia lanjut dan kanker,”

Maka, berpuasalah!

Tertunya puasa membawa banyak berkah pada kita dalam menjaga kesehatan tubuh. Selain bisa memperlambat penuaan, puasa juga bisa membersihkan racun-racun yang ada dalam perut anda ketika 11 bulan anda tidak berpuasa. Racun-racun itu serasa mengamuk ketika tidak di beri makan selama kurang lebih 12 jam anda berpuasa. Akibatnya, anda akan merasa ingin melahap segala sesuatu yang anda lihat.

Ketika anda berpuasa anda kan berangan-angan dan membayangkan makanan apa yang akan jadi santap berbuka anda. Bukan berarti berangan-angan tidak di perbolehkan. Tapi, jika anda terlalu berangan-angan dan berharap makanan itu segera ada di depan anda tentu pahala puasa anda akan berkurang.
Selama mengunggu dan terus menunggu. Jam akan terasa berputar sangat lama. Bahkan jika anda tidur sekalipun walau terasa anda sudah tertidur sangat lama, pada nyatanya hanya sebentar. Fenomena-fenomena seperti itu pasti sering anda temui saat berpuasa, bukan?

Setelah berbuka, anda akan merasa ingin melahap apa yang ada di depan mata. Bukan hanya makanan. Tapi, rokokpun ketika kita menahannya lama. Pasti setelah itu gaya merokok anda akan menjadi seperti lokomotif dengan berbahan bakar kayu dan berharap kayu-kayu itu terus di isi agar bahan bakar rokok yang anda hirup itu terpuaskan ketika berbuka puasa. Sama seperti saya yang setelah menulis artikel ini sedang mangap-mangap seperti ikan mas koki yang habis melahap 1 porsi bebek goring dan 1 gelas jus alpokat dengan meminum tanpa bernafas. Bayangkanlah!

picture taken from here


TAGS ngablogburit


-

Author

Follow Me